di tepian.

October 4, 2011

1

Kamu perlu tau, bahwa aku cukup bahagia hanya dengan dudukduduk di pesisir pantai, melekatkan diri di pasir yang hangat, sesekali mencelupkan kaki untuk mengetahui suhu airnya. Kalaupun memutuskan berenang, itu hanya di permukaan dan tidak jauh dari bibir pantai. Sehingga, kalau aku menemukan halhal tidak menyenangkan di perairannya di tengah sana, aku bisa segera kembali… [Read more…]

Tagged:
Posted in: bercerita

ketuk

August 7, 2011

1

barangkali memang tidak semua hati memiliki pintu. maka mengetuknya berkalikali hanya akan menjadi pekerjaan siasia.

Posted in: berkata

diskusi dua sisi

August 7, 2011

0

dari kejauhan aku memerhatikan dua orang saling berdiskusi. awalnya terlihat baikbaik saja, mereka duduk di posisi masingmasing sambil menyandarkan badan. lalu pembicaraan seperti semakin seru, bahu mereka semakin condong ke depan, dengan dua cangkir kopi yang mendingin di tengah perdebatan yang memanas. lamalama, pemandangan itu kian mendekat. kuperhatikan lamatlamat, ada kesamaan antara aku dan mereka.… [Read more…]

Tagged:
Posted in: bercerita

Dipeluk Hujan

July 24, 2011

0

Aku suka mengingatmu dalam halhal sederhana. Seperti sore kemarin, saat hujan hadir di kotaku menyampaikan pesan darimu. ..dan aku cemburu, karena hujan memelukmu terusterusan saat kau kedinginan. Semoga hujan bukan perempuan.

Tagged:
Posted in: berkata

ah, masa itu.

June 5, 2011

0

Selayaknya hidup yang berjalan maju, saya memang tidak bisa balik memutar ke masa lalu. Beruntunglah atas terciptanya memori dalam otakmu. Setidaknya bisa sesekali membayangkan momenmomen yang menyentuh buatmu. Kalau diuraikan, memori dalam otakmu itu hanya tentang semua yang mau kauingat. Kau menyingkirkan semua yang tidak mau kau kenang. Lihat, bukankah pilihan itu selalu ada? Mampus… [Read more…]

Tagged:
Posted in: bercerita

me-lam-bat.

June 5, 2011

0

Klik. Bangun. Klik. Mandi. Klik. Berangkat kerja. Klik. Mengejar kereta. Klik. Kuliah. Klik. Mengerjakan tugas. Klik. Pulang. Klik. Tidur. Klik. sepaket kegiatan seperti itu hadir lagi keesokan harinya. begitu dan begitu. menjalankan hal yang terlalu rutin. sampai akhirnya kamu merasa seperti mesin yang tinggal ditekan tombolnya, lalu melakukan kegiatan tertentu sesuai program. seperti mesin, kamu… [Read more…]

Tagged:
Posted in: bercerita
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.