diskusi dua sisi

Posted on August 7, 2011

0


dari kejauhan aku memerhatikan dua orang saling berdiskusi. awalnya terlihat baikbaik saja, mereka duduk di posisi masingmasing sambil menyandarkan badan. lalu pembicaraan seperti semakin seru, bahu mereka semakin condong ke depan, dengan dua cangkir kopi yang mendingin di tengah perdebatan yang memanas. lamalama, pemandangan itu kian mendekat. kuperhatikan lamatlamat, ada kesamaan antara aku dan mereka. aku yang terkadang antusias terhadap banyak hal, dan aku yang terlalu masa bodoh dengan hal lainnya. aku yang bersikeras ingin memenangkan pertandingan, dan aku yang dengan mudah menyerah. aku yang matimatian mempertahankan mimpi, dan aku yang membunuh mimpi bahkan menguburkannya hiduphidup.

seakan tau sedang diperhatikan, kedua orang itu menghentikan diskusinya. berbalik melihatku dengan alis mereka yang hampir menyatu. seperti bercermin, kami bertiga menjadi satu dalam gerakan yang sama. kususuri jejak mereka hingga tempat awal mereka melangkah. ternyata mereka berasal dari pusat yang sama. yang satu dari logikaku, yang satu lagi dari hatiku.

aku mendekap keduanya eraterat. semoga setiap debat menggiringku untuk menjadi lebih kuat.

adist | di studio menunggu pagi.

Advertisement
Tagged:
Posted in: bercerita