Kereta Waktu

Rasanya melelahkan ketika kamu berusaha melakukan hal yang tidak mungkin bisa dilakukan. Lain halnya dengan memaksakan diri melakukan halhal di luar kebiasaan, hingga kamu tau batas kemampuanmu yang tidak kamu kira sebelumnya. Ini adalah soal menghentikan waktu. Ya, jelas tidak bisa kamu lakukan, kan?

Begitupun saya.

No I’m not color blind
I know the world is black and white
Try to keep an open mind but…
I just can’t sleep on this tonight
Stop this train I want to get off and go home again
I can’t take the speed it’s moving in
I know I can’t
But honestly won’t someone stop this train

Semuanya terasa begitu cepat, banyak halhal yang terlewat. Kereta waktu melaju melebihi kemampuan saya beradaptasi. Saya bahkan sempat memusuhi waktu.

So scared of getting older
I’m only good at being young
So I play the numbers game to find away to say that life has just begun

Hampir sebulan lalu, usia saya menginjak 27. Bertambah dalam hal angka, bertambah juga pelajaran di kehidupan. Dalam semalam, perubahan angka itu memang tidak terlalu terasa. Tidur saya tetap nyenyak saja, bahkan SMS yang masuk jam 12 malam pun saya acuhkan. Keesokan paginya, semakin banyak ucapan serupa yang saya terima, kemudian saya membalas doadoa baik pula untuk mereka. Kesibukan itu membuat saya lupa tentang perubahan angka. Waktu itu hari Sabtu, saya sengaja mengosongkan jadwal apapun. Saya hanya bersantaisantai menikmati teh hangat, lalu menghela nafas sebentar dengan sadar. Saya memutar ulang perjalanan 26 tahun ke belakang. Mengenai tua atau muda tentulah memang relatif. Tapi, bagi saya ini memang sebuah angka yang matang. 

See once in a while when it’s good
It’ll feel like it should
And they’re all still around
And you’re still safe and sound
And you don’t miss a thing
’til you cry when you’re driving away in the dark.

Mungkin tidak semua hal perlu kita mengerti, karena pada akhirnya seringkali membuat kita frustasi. Yang perlu kita lakukan hanyalah percaya bahwa waktu adalah teman yang baik. Waktulah yang akan memaparkan pada kita tentang makna dari setiap potongan dalam kehidupan—kapan kita siap menerima  halhal baru, kapan kita siap melangkah lagi, kapan kita siap menerima kenyataan.

Tidak selamanya saya bahagia dan baikbaik saja. Dan mengakui bahwa saya kecewa jauh lebih baik daripada berpurapura. Saya melepaskan rasa kecewa itu, kemudian di akhir hari saya akan mengenangnya tanpa rasa sesal.

Dan saya semakin menyadari bahwa kurang bijaksana menggantungkan bahagia dan masa depan pada orang lain. Karena manusia berubah. Waktu berlalu. Ketika kita bergantung pada segala hal yang berada di luar kendali kita, maka tidak akan ada yang terasa benar. Dan pada akhirnya kita merasa kecewa.

Saya memulai lagi segalanya dari awal. Seperti anak kecil yang selalu antusias terhadap hal baru. Saya siap menikmati kereta waktu, secepat apapun ia melaju. Kelak, akan ada persinggahanpersinggahan dan terminal akhir dari perjalanan yang dilalui. Saya menyerahkan semuanya kepada waktu.

Cause now I see I’ll never stop this train..*

*potongan lirik lagu Stop This Train – John Mayer.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s